.
seuntai kata tak bermakna
terbiar lusuh tanpa dicerna
terbuang hilang dengan percuma
lalu mencibir diri abaikan tanya
goresan-goresan kata yang menjelma
tak mungkin lagi bisa berwarna
kau pudarkan begitu saja
acuhkan jemari yang masih bersahaja
tak mungkin tanganku melemah
dan jemariku terkoyak resah
melisankan kasih sayang yang tercurah
dari tulus hati yang pasrah
meski kau acuhkan suara ku
aku akan tetap menyanyikan goresan jemari
meski tak kau hiraukan kalimat-kalimat tulus ku
aku akan terus bersyair lewat kata-kata puisi
cerialah kau wahai lisan ku
tertawalah bersama kata-kata yang terbuang
nyanyikanlah puisi-puisi cinta yang beku
biarkan ia mendengar,
meski aku adalah bayang-bayang
kata-kata memang tak bermakna
lisan pun tak punya warna
tapi jemariku tetap bersahaja
dan cinta ku masih bernyawa
#salam imaji#
Ka Tyo
Jakarta 270910
Kata Kata adlh sebuah hati, jiwa, nurani dan mata hati yg bisa terkecap segala rasa dari bumbu2 ekploitasi imjinasi yg bisa mengenyangkan juga memabukan. Kata Kata selalu "membebaskan" dirinya dari segala apapun dan tak ingin terkungkung, terpasung oleh pakem2 sastera dan kaidah2 Bahasa Indonesia. Kata Kata bisa "melebur" menjadi apa saja.
DAFTAR ISI
- HAIKU (1)
- KUMPULAN PUISI ALIT (40)
- Love Poems (12)
- PUISI (39)
- SAJAK (10)
- SAJAK-SAJAK PENGANTAR LELAP (10)
Minggu, 06 November 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
silahkan di comment