.
.
JEJAK-JEJAK KENANGAN
.
saat malam semakin larut
rembulan kembali mengerucut
dan bintang-bintang telah meredupkan cahaya nya ;
aku masih terjaga mencelungkan mata
dalam ruang-ruang hampa waktu
yang kerap meluluh lantakan hati yang riuh
mendengungkan kidung sepi yang rapuh
membuat diam ku kelu membeku
oleh resah yang kian tak menentu
senyum itu menari-nari di pikiran
mengajak ku larut dalam keindahan lamunan
seperti alunan lagu dewi perindu
yang terbuai dekapan masa lalu
senyum mu bagaikan lebah madu
berasa manis, namun bisa menyengat
wajahmu bagaikan bunga mawar yang sedang tumbuh
Indah mempesona
namun sanggup menusuk jantung, dengan duri-duri nya yang tajam
matamu bagaikan mentari pagi
teduh dan hangat
namun mampu menghanguskan, dengan cahaya nya yang membakar
resah ku kian tak terkendali
gelisah pun ingin segera berlari
mengejar senyum mu yang telah pergi
meninggalkan jejak rindu di hati
engkau telah berlalu dari hidup ku
sedang aku masih mencumbui bayang-bayang mu
engkau tinggalkan jejek-jejak cinta pilu
aku pun sibuk memunguti sisa-sisa kenangan yang tercecer lusuh dan layu
agar dapat kubingkai kembali menjadi pigura cinta yang baru
untuk sekedar mengingat dan menangisi kerinduan ku
akan segala kenangan indah saat bersama mu
#salam imaji#
Ka Tyo
Jakarta 310110
.
Kata Kata adlh sebuah hati, jiwa, nurani dan mata hati yg bisa terkecap segala rasa dari bumbu2 ekploitasi imjinasi yg bisa mengenyangkan juga memabukan. Kata Kata selalu "membebaskan" dirinya dari segala apapun dan tak ingin terkungkung, terpasung oleh pakem2 sastera dan kaidah2 Bahasa Indonesia. Kata Kata bisa "melebur" menjadi apa saja.
DAFTAR ISI
- HAIKU (1)
- KUMPULAN PUISI ALIT (40)
- Love Poems (12)
- PUISI (39)
- SAJAK (10)
- SAJAK-SAJAK PENGANTAR LELAP (10)
Rabu, 09 November 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
silahkan di comment