.
CINTA YANG MERAJUK
.
rasa angkuh tak lagi bisa mengendap
kerinduan, tak akan pernah menguap
senyum mu, kerling mu, dan segala pesona keindahan mu
telah menjelma alunan melodi cinta yang syahdu
kebekuan ku kini mencair
kebimbangan pun telah sampai pada titik nadir
duhai hati yang lelah mencari makna ;
bahagiakah kau merajut serpihan hati bersama nya ?
duhai bintang kejora yang menggelayut manja ;
diantara langit-langit malam yang membaca risalah
kedipan sinar mu telah menghangatkan jiwaku yang resah
akan gelora rasa yang kembali membara
duhai angin malam yang bertiup lembut ;
diantara sepi dan dingin yang semakin larut
hembusan nafas mu telah menghanyutkan kepedihan hati yang mabuk
oleh cinta yang datang merajuk
duhai rembulan yang tenang dalam peraduan malam ;
di cakrawala dunia, kau setia menghangati insan bumi yang muram
dan cahaya hatimu telah menghempaskan segala kebimbangan
akan cinta yang terkapar pasrah dalam buai impian
duhai mentari yang setia menjaga bumi
terik mu telah mengeringkan galau di penat asa
tunggu lah aku disana !
diantara tepian hati, dan janji-janji
aku datang membawa setangkup harapan
bersama bintang kejora, angin malam, dan rembulan ;
yang akan menjadi saksi
ketulusan cinta, terpatri di hati
hanya untuk engkau ;
pujaan hati yang kemayu
akan kutunggu saat-saat itu
saat hati berkalang rindu,
saat jiwa resah bergelut dengan waktu
hingga cinta kembali bertemu
andai bumi ini runtuh di matamu ;
dan semua mahluk pergi berlalu dari senyum mu ;
aku akan tetap disini
terbaring bersama mimpi-mimpi
setia menjaga cinta suci ini
menanti, hingga engkau kembali
#salam imaji#
Ka Tyo
Jakarta 050210
.
Kata Kata adlh sebuah hati, jiwa, nurani dan mata hati yg bisa terkecap segala rasa dari bumbu2 ekploitasi imjinasi yg bisa mengenyangkan juga memabukan. Kata Kata selalu "membebaskan" dirinya dari segala apapun dan tak ingin terkungkung, terpasung oleh pakem2 sastera dan kaidah2 Bahasa Indonesia. Kata Kata bisa "melebur" menjadi apa saja.
DAFTAR ISI
- HAIKU (1)
- KUMPULAN PUISI ALIT (40)
- Love Poems (12)
- PUISI (39)
- SAJAK (10)
- SAJAK-SAJAK PENGANTAR LELAP (10)
Sabtu, 12 November 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
silahkan di comment