.
HITAM
Tuan
Kau bungkukkan kepala mu di depan pembesar-pembesar istana
Kau tebar senyum kepada tamu-tamu negara
Kau rendahkan diri mu untuk rentenir-rentenir dunia
Tapi, kau busungkan dada, dan berjalan pongah di hadapan rakyat jelata
Tuan
Kau tinggal di istana kerajaan
Sebagai pemilik tanah
Sedang pribumi, tinggal di pinggiran
Sebagai pengontrak tanah
Tuan
Kau dirikan pasar-pasar moderen
Alasan globalisasi atau sekedar tren
Hasil kucuran dana bank-bank impoten
Tapi, kau telantarkan pasar-pasar tradisional, yang bertahan dengan sesajen
Tuan
Kau ketuk palu kepada maling singkong, atas nama keadilan
Kau ganjar dengan 5 bulan kurungan
Tapi, kau biarkan kasus-kasus korupsi dan artis-artis cabul mengambang tak karuan
Hilang, lenyap, sembunyi, tanpa ada kejellasan
Tuan
Aku adalah kutu busuk
Yang suka menggigit, menebar bau busuk
Kepada mereke, para-para pemabuk
Dan kau, yang tak bisa dibujuk
Tuan
Aku adalah penyair busuk
Lantunkan syair-syair nakal bertajuk
Bersayat pilu, tatanan hidup yang telah ambruk
Atas tangis duka, mereka-mereka yang terpuruk
Tuan
Kau kencing berlari
Kesana kemari puaskan diri
Pertontonkan urat kemaluan mu sendiri
Tak peduli meski hilang harga diri
Tuan
Aku kencing berdiri
Tak lagi bisa berlari
Kencingi nasib yang terkebiri
Atas potret buram anak negeri
Tuan
Kau buta
Seperti amarah ku
Kau tuli
Seperti keyakinan ku
Tuan
Kau juling
Aku sinting
Kau pekak
Aku bidak
Tuan
Kau hitam
Aku kelabu
Kau berjalan tanpa mata hati
Aku berlari mencari mata air
Tuan
Marilah kita berkawan
Sudahi saja semua kesenjangan
Agar aku bisa membunuh mu secara perlahan
Dan kita, sama-sama hitam
#salam imaji#
Ka Tyo
Jakarta 291110
Kata Kata adlh sebuah hati, jiwa, nurani dan mata hati yg bisa terkecap segala rasa dari bumbu2 ekploitasi imjinasi yg bisa mengenyangkan juga memabukan. Kata Kata selalu "membebaskan" dirinya dari segala apapun dan tak ingin terkungkung, terpasung oleh pakem2 sastera dan kaidah2 Bahasa Indonesia. Kata Kata bisa "melebur" menjadi apa saja.
DAFTAR ISI
- HAIKU (1)
- KUMPULAN PUISI ALIT (40)
- Love Poems (12)
- PUISI (39)
- SAJAK (10)
- SAJAK-SAJAK PENGANTAR LELAP (10)
Minggu, 06 November 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
silahkan di comment