Kamis, 27 Oktober 2011

PARADOKS

.
Kelam malam

menjadi selimut kerisauan ku

dan semilir angin

mengeruhkan gejolak akal sehat ku



Kepada bintang, kutanya mengapa

Kepada rembulan, kubiarkan kau semena-mena




Duhai langit tak berujung !

kemana akan kaubawa hati ku yang tulus ?

dimana akan kutempatkan kesetiaan ku yang tercerabut ?

kepada cinta tersisa ?

atau kepada kejujuran tak nyata ?



Duhai langit tak bertepi !

seberapa jauh aku bisa berlari

seberapa dekat aku sanggup bermimpi

mengeram rindu yang teramat letih

memeluk cinta yang semakin perih




Wahai jiwa yang selalu meronta !

hentikan sejenak jejak-jejak pesona mu

terbangkan semua beban keraguan mu

agar aku dapat memeknai langkah-langkah cinta mu

agar aku mampu mewarnai perjalanan hidup mu








#salam imaji#


Ka Tyo

Jakarta 271209

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

silahkan di comment

Pengikut