.
Saat ragu datang menghampiri
tertutuplah akal nurani
tak bisa menelaah, tak jua mampu mengkaji
apa yang ada di benak hati
hanyalah kejujuran yang tak di mengerti
oleh hati yang penuh emosi
Saat jiwa mengembara dalam pekatnya pikiran
diantara sunyi hati dan rindu yang terkekang
tak jua kutemukan sinar ceria pada senyum menawan
terbang, menghilang
sirna oleh gamang emosi jiwa yang terbenam
akan ketidak berdayaan bintang hati, menyentuh dinding-dinding nurani palling dalam
Lalu kemana larinya suara-suara merdu itu ?
yang kerap hadir, melagukan rindu
saat kuterlelap di peraduan bisu
Dimana engkau wahai suara-suara merdu ?
aku rindu akan hadir mu
di pagi hari, saat mentari tersenyum malu
Dimana kau sembunyikan lagu-lagu merdu ?
di kediaman yang angkuh ?
ataukah di kemarahan yang teguh ?
Kerinduan ku akan senyum mu
serupa lebah pencari madu
mengecap harap, terbang mencari tempat bercumbu
dalam ruang hampa waktu
Adakah setetes madu cinta mu mampu menggairahkan kerinduan ku ?
Ataukah rasaku yang kini terbang berputar-putar dalam pusaran waktu ?
Biarkan hati tenggelam bersama kegamangan ku
Sebab, cinta ku masih setia berpijak pada senyum manis mu
#salam imaji#
Ka Tyo
Bogor 290110
Kata Kata adlh sebuah hati, jiwa, nurani dan mata hati yg bisa terkecap segala rasa dari bumbu2 ekploitasi imjinasi yg bisa mengenyangkan juga memabukan. Kata Kata selalu "membebaskan" dirinya dari segala apapun dan tak ingin terkungkung, terpasung oleh pakem2 sastera dan kaidah2 Bahasa Indonesia. Kata Kata bisa "melebur" menjadi apa saja.
DAFTAR ISI
- HAIKU (1)
- KUMPULAN PUISI ALIT (40)
- Love Poems (12)
- PUISI (39)
- SAJAK (10)
- SAJAK-SAJAK PENGANTAR LELAP (10)
Minggu, 06 November 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
silahkan di comment