Minggu, 06 November 2011

GAMANG

.
Saat ragu datang menghampiri

tertutuplah akal nurani

tak bisa menelaah, tak jua mampu mengkaji

apa yang ada di benak hati

hanyalah kejujuran yang tak di mengerti

oleh hati yang penuh emosi



Saat jiwa mengembara dalam pekatnya pikiran

diantara sunyi hati dan rindu yang terkekang

tak jua kutemukan sinar ceria pada senyum menawan

terbang, menghilang

sirna oleh gamang emosi jiwa yang terbenam

akan ketidak berdayaan bintang hati, menyentuh dinding-dinding nurani palling dalam



Lalu kemana larinya suara-suara merdu itu ?

yang kerap hadir, melagukan rindu

saat kuterlelap di peraduan bisu



Dimana engkau wahai suara-suara merdu ?

aku rindu akan hadir mu

di pagi hari, saat mentari tersenyum malu



Dimana kau sembunyikan lagu-lagu merdu ?

di kediaman yang angkuh ?

ataukah di kemarahan yang teguh ?



Kerinduan ku akan senyum mu

serupa lebah pencari madu

mengecap harap, terbang mencari tempat bercumbu

dalam ruang hampa waktu



Adakah setetes madu cinta mu mampu menggairahkan kerinduan ku ?

Ataukah rasaku yang kini terbang berputar-putar dalam pusaran waktu ?



Biarkan hati tenggelam bersama kegamangan ku

Sebab, cinta ku masih setia berpijak pada senyum manis mu





#salam imaji#


Ka Tyo

Bogor 290110

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

silahkan di comment

Pengikut